Kajian D'Lisya Al Azhar, Ust Syahroni Mardani
Jum'at, 09 Januari 2015
Mengekspresikan Perasaan dengan Cara Islami
- Jika mendapat kebahagiaan, atau memperoleh karunia Allah, ucapkan dengan "Hadzal min fadli Rabbi >> Ini adalah karunia Allah.
berdasarkan QS An Naml 27 : 40, Tatkala Nabi Sulaiman melihat singgasana terletak di hadapannya. ia berkata, "ini termasuk karunia Tuhanku untuk menguji aku, ...dst"
menurut HR Ahmad, saat Rasulullah SAW didatangi jibril yang membawa pesan bahwa Allah SWT berfirman, "Siapa yang menyampaikan shalawat dan salam padaku, maka Allah SWT akan membalasnya, bershalawat dan salam juga." mendengar hal itu, Rasul langsung sujud syukur kepada Allah SWT.
Sujud syukur juga sering dilakukan oleh pemain bola muslim yang apabila berhasil memasukkan bola dalam gawang, ia langsung bersujud.
berdasarkan HR Muslim, Dari Abu Dzar berkata, "Rasulullah bersabda padaku: "Jangan remehkan perbuatan baik, meskipun kecil, walau sekedar bermuka manis saat berjumpa dengan saudaramu."
- Ekspresikan perasaan suka, kagum, simpatik kepada orang lain.
berdasarkan HR Abu Daud, seorang sahabat Rasul mengagumi sahabat lainnya. Lalu sahabat rasul ingin mengungkapkan rasa sayangnya itu kepada sahabatnya, maka Rasul langsung memberitahunya untuk mengungkapkan rasa simpatik dan suka tersebut dengan "Aku mencintaimu karena Allah" kemudian dijawab, "Semoga Allah mencintaimu karena kamu mencintaiku karenaNya". mengungkapkan perasaan suka, tidak hanya kepada lawan jenis. tidak hanya selalu berhubungan dengan syahwat.
berdasarkan HR Muslim, Dari Jabir ra sesungguhnya Nabi SAW meminta pada keluarganya agar dihidangkan lauk pauk. keluarganya menjawab, "lauk yang ada hanya cuka". kemudian beliau minta dihidangkan, lalu memakannya dan terus memujinya, "Lauk yang paling enak adalah cuka, lauk yang paling enak adalah cuka.". Rasul tidak pernah menyela makanan.
- Kalau berjanji, ucapkan InsyaAllah.
berdasarkan surat Al Kahfi 23-24. "dan janganlah sekali kali kamu mengatakan tentang sesuatu : "sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi. Kecuali dengan menyebut InsyaAllah. dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah, "Mudah-mudahan Tuhanku memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini."
- Saat mendapat musibah, ucapkan Istirja'
Berdasarka surat Al Baqarah : 155-156. "dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. yaitu orang yang apabila ditimpa musibah mengucapkan "Innalillahi wainna ilaihi raaji'un"".
- Saat tersadar dari kesalahan dan dosa, ucapkanlah istighfar
berdasarkan Ali Imran : 135. "dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."
- Saat mendapati sesuatu yang menakjubkan, ekspresikan dengan bertasbih
berdasarkan Al Isra : 1. "Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari masjidil Haram ke masjidil Aqsha yang telah kami berkahi sekelilingnya agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran kami. sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.
- Jika tak ada lagi yang bisa menolong kita, ucapkan "Hasbunallah Wanikmal Wakiil".
berdasarkan Ali Imran : 173. "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu, takutlah kepada mereka. maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung.""
- Ekspresi Mukmin dan Munafik
Mukmin, jika disebut nama Allah, maka menjadi tenang dan senang, Jika mendengarkan ayat-ayat Allah bertambah imannya. sedangkan munafik sebaliknya.(berdasarkan QS Al Anfal : 2, dan Az Zumar : 45)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar