Bahas modus, bahas jodoh?
Ah. Bahas jodoh.
Ini topik yang kadang bikin bete, kadang bikin pusing, kadang juga bikin seneng.
Apapun perasaan kamu, carilah jodoh dengen satu tujuan, yaitu sang pencipta. Allah SWT.
Maksutnya?
Gini nih. Hidup berdampingan dengan pasangan adalah sunnah Rasulullah SAW. Dalam hadist Rasul aja, ada yang bunyinya yang intinya "apabila kamu hidup dalam kesendirian (diniatkan untuk tidak menikah seumur hidup) maka kamu bukanlah golonganKu" kata-katanya kurang lebih seperti itu. Nah, sebagai umat muslim, kita sayang kan sama Nabi SAW yang super banget ini? Kita lakuin semua sifat-sifatnya agar kita semua dapat syafaat dari nya.
Menikah merupakan perintah dari Allah agar kita tidak terjebak dalam zina. Ya tau dong zina yang kaya apa... dan saking sayangnya Allah sama kita, menikah itu juga menjauhkan kita dari para pelaku pelaku PHP! Khususnya buat para cewek cewek di muka bumi.
Bayangin.. kayanya sih udah ngedeketin lamaaaaaaaa banget, eh ternyata waktu kita tanya soal hubungan kita dia jawabnya "aku cuma anggep kamu adek doang". Atau ada lagi yang pacarannya bertahun tahun, ditemenin di suka dan dukanya, ternyata setelah sukses malah sama cewek yang lebih cantik dan ulalaa dari kita. Sakit kan? Bangettt...
Coba kalau misalnya dari awal kita ngga terbuai sama rayuan rayuan lelaki, kita akan lebih bisa berfikir jernih dan sadar.. kalau yang selama ini kita lakukan adalah SALAH BESAR. Dan ternyata kita hanya mendzolimi hati kita sendiri dengan perasaan cinta yang belum tepat.
Kalau dari awal niat kita adalah untuk Allah, pastinya ngga akan ada yang namanya di PHPin, diputusin, disakitin dll... kita akan selalu ikhlas menerima semua keadaannya dan berfikir positif kalau Allah pasti akan memberi yang jauh jauh jauh lebih baik dari dia.
Pertimbangan menikahi wanita ada 4. Namun, menurut aku, untuk memilih lelaki pun harus seperti itu, tidak hanya wanita saja. Dipilih berdasarkan paras, keturunan, harta dan agamanya. Maka.. pilihlah yang berdasarkan agamanya.
Tetaapiii... kita sering liat kan, orang yang baik agamanya, belum tentu akhlaknya juga baik. Nah sebenernya bukan seperti itu. Okelah kita lihat agamanya baik. Baaaaaik sekali. Tetapi kita ngga pernah tau ya dia beribadah itu untuk Allah atau untuk riya ke temen-temennya, ke pacar(pacar)nya, atau ke lingkungannya.
Nah, kita emang harus hati-hati sama laki laki macem ni. Laki laki "super modus". Jadi ngegombalin kita ngga hanya dengan kata-kata cinta. Tapi juga nasihat-nasihat plus ayat-ayat alQuran dan hadistnya. Lah, kok bisa? Ya bisa... ilmu itu kan bisa dipelajari, sedangkan akhlak itu timbulnya dari kesadaran diri kita sendiri...
Trus gimana dong bedain yang akhlak plus agamanya baik dengan yang agamanya baik tetapi akhlaknya belum?
Nah, ada 2 jawaban dari pertanyaan yang emang kelihatannya susah banget ini. Yang pertama, coba deh setiap kamu dihadapkan sama sesuatu, apalagi soal jodoh (masalah lain juga loh yaa;)) , bertanya sama Allah lewat istikharoh. Dan yang kedua, seorang teman aku pernah bilang. Orang yang ngerti agama itu pasti ngga akan ngelanggar perintah Allah. Termasuk pacaran ataupun sejenisnya (TTM, adek kakak-an, HTS dkk). Kalau dia masih melakukan itu, berarti dia belum mengerti, doakan saja agar dia mengerti, dan Kalau dia takut sama Allah dan sangat mencintai Allah, pasti akan langsung ngelamar. Serius, langsung tepat sasaran. Meskipun akhirnya ditolak, dia ngga akan sakit hati, karena dia berfikir, dia ngga tahu, apa yang Allah tahu. Pokoknya legawa deh...
Nah, akupun nanya lagi satu hal sama teman aku ini. "Trus, kalau orangnya baik tapi agamanya enggak gimana?"
Dia pun menjawab, "kita hidup di dunia ini kan cuma sekedar lewat, sedangkan hidup di akhirat itu selamanya kan? Mau imam di dunia aja apa di dunia dan akhirat?"
Ugh. Jleb.
Okedeh.
Langsung ngerti kan?
Nah. Karena itulah cewek cewek, yuk mulai menata diri dan hati. Hati itu rapuh banget loh. Kaca yang pecah aja, biar disatuin lagi masih ada baret baretannya kan? Hati jugaaa~
*Aku nulis ini murni untuk peringatan buat diri aku sendiri. Agar selalu berinstrospeksi diri dan semakin mendekat kepada sang pengatur dunia.*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar