terlalu dini bila aku bercerita tentang suatu hubungan serius.
terlalu dini juga bila aku berpetuah tentang hubungan serius, apalagi pernikahan.
namun, mungkin ada sesuatu yang harus aku bagikan.
tentang kenyataan, yang sangaaaaaaaat jauh dari angan-angan.
tampak dari jauh, pernikahan itu adalah sesuatu yang sangat diinginkan oleh semua orang.
mau yang mengakuinya ataupun tidak mengakuinya.
pernikahan itu, dilihatnya seperti kisah cinderella, yang dimana bertemu dengan pangeran tampan, tinggal di istana yang megah, dan mempunyai banyak sekali materi.
namun, pernah tidak terpikir bahwa pernikahan itu tak selalu tentang "pangeran tampan", "istana megah" dan banyak "materi" di dalamnya.
pernah tidak kita berfikir, bagaimana kalau Allah menguji dengan "istana megah" yang tiba-tiba runtuh? apa masih kita mempertahankan pernikahan itu?
pernah tidak kita berfikir, bagaimana kalau Allah menguji dengan "pangeran tampan" yang tiba-tiba ketampanannya berkurang dan berkurang? apa masih kita mempertahankan pernikahan itu?
bagaimana juga kalau "materi" kita tiba-tiba lenyap, apa masih kita berdiri tegap mempertahankan penikahan itu?
tentu tak hanya itu ujian dan masalah-masalah yang nantinya akan kita hadapi. tentu jauh jauh jauh lebih banyak dari itu.
maka, jauh-jauh sebelum melakukan suatu ibadah yang bernama pernikahan itu, persiapkan diri.
dan pentingnya lagi, perbaiki niat.
menikahlah karena Allah, menikahlah karena iman, menikahlah karena ibadah.
kalau semua niat itu karena Allah, karena ibadah, maka apapun ujiannya, apapun cobaannya, pasti akan bisa dihadapi. sesusah apapun itu.
namun, bila itu semua hanya berlandaskan keinginan, jangan salahkan keadaan bila nantinya keinginan itu berkurang.
ps: terimakasih buat salah satu sahabat terbaikku yg ceritanya membuat aku berfikir banyak, tentang suatu pernikahan yang tidak melulu indah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar